Berikut ini kami paparkan beberapa tips menyuburkan sperma pria secara alami sehingga dapat lebih sehat dan lebih baik.
Gaya hidup
Diyakini gaya hidup adalah hal utama seseorang mengalami perbaikan atau kemunduran kualitas hidup. Bila pasangan Anda adalah pecandu alkohol, mulai sekarang jauhkan atau hentikan kebiasaan minum karena menurut penelitian pria yang mengkonsumsi dalam waktu rutin berdampak signifikan dengan jumlah dan pergerakan sperma. Pakaian yang ketat juga mempengaruhi suhu tubuh disekitar alat reproduksi. Bila terlalu panas dan kurang adanya sirkulasi menyebabkan menurunnya kualitas dari produksi sperma termasuk sering mandi air panas juga harus dikurangi.
Makanan
Makananpun tak kalah penting untuk diperhatikan. Kebiasan konsumsi makanan cepat saji tidak hanya membahayakan kemampuan reproduksi tapi juga membahayakan kerja jantung. Lemak yang berlebih dan kolesterol mengurangi kebugaran tubuh secara keseluruhan. Cobalah beralih ke makanan organik yang bebas pestisida dan zat kimia.
Makanan berikut secara nyata bisa meningkatkan kualitas dan jumlah sperma. Seng. Kerang-kerangan seperti tiram memiliki kandungan seng yang tinggi dan mampu menambah mood seorang pria untuk bergairah dan romantis.
Seperti diungkapkan oleh University of Michigan. Makanan lain yang mengandung seng adalah daging, liver, kacang-kacangan seperti buncis, kacang panjang, biji kapri, dan akar jahe.
Kalsium dan vitamin D. Menurut penelitian dari University of Wisconsin kalsium dan vitamin D dapat meningkatkan kesuburan reproduksi pria. Kalsium terdapat pada susu, keju, es krim, dan yogurt. Sementara vitamin D bisa didapat dari matahari pagi dan ikan salmon.
Antioksidan (vitamin E dan C). Antioksidan paling kuat dan bisa melawan radikal bebas yang merusak sperma adalah makanan yang mengandung vitamin E dan C dengan mengkonsumsinya secara rutin maka dapat menjaga kualitas sperma terutama dalam hal jumlah dan daya tahannya.
Vitamin E pada makanan terdapat di bayam, brokoli, kiwi, mangga, tomat, biji bunga matahari, almond, dan selai kacang. Sedangkan vitamin C terdapat pada buah sitrus, dan paprika (merah, kuning, oranye). Asam folat (Vitamin B kompleks).
Untuk menambah jumlah sperma dan meningkatkan fertilitas secara signifikan diperlukan konsumsi asam folat atau vitamin b komplesk. Makanan ini ada pada jeruk bali, sereal, gandum, kacang-kacangan, asparagus, bayam, dan biji bunga matahari.
Menjadi bijak adalah terus mencari tahu penyebab mengapa sperma tidak berkualitas dan bagaimana cara memperbaikinya. Dengan bekal dan sumber terpercaya terutama dari dokter kandungan, maka keberhasilan untuk mendapatkan momongan akan menjadi lebih besar.
Demikian sedikit pengetahuan yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar